TENDENCIA · PERÚ · ÚLTIMOS 7 DÍAS
Mabes Polri mencopot AKBP Andika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo buntut polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Selain Kapolres, tiga anggota polisi lainnya juga dinonaktifkan dan diperiksa oleh Divisi Propam Polri terkait kasus tersebut. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan terdapat empat personel yang menjalani pemeriksaan di Propam Mabes Polri. "Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap empat personel. Yaitu terdiri dari AKBP ADS selaku Kapolres Sukoharjo, kemudian Iptu AS selaku Kasat Serse, dan Kanit Pidum Ipda FA, dan juga Kanit PPA Ipda RAP," kata Trunoyudo kepada wartawan, Senin (2/11/2026). "Langkah ini telah dilakukan pemeriksaan dan penonaktifan kepada yang bersangkutan, dan pemeriksaan dilakukan di Propam Mabes Polri," sambungnya. Trunoyudo menjelaskan, pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami dugaan pelanggaran etik terhadap keempat personel tersebut. "Terkait dengan proses penegakan hukum yang masih dilaksanakan di wilayah Polda Jateng, dan kedua adalah terkait dengan masalah dugaan pelanggaran etika yang masih didalami oleh Propam Mabes Polri," jelasnya. Usut Perusakan Warung Sebelumnya, sebuah pondok pesantren putri di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, digeledah polisi pada Selasa (27/10/2026) dini hari. Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus pembakaran dan perusakan Warung Mie Babi Tepi Sawah di Dusun Temuireng, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Keberadaan ponpes tersebut turut menjadi sorotan karena aktivitas di dalamnya dinilai tertutup dan minim interaksi dengan masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebagian besar santri berasal dari luar Pulau Jawa, sedangkan tenaga pengajarnya disebut bukan berasal dari lingkungan sekitar. Dalam penggeledahan itu, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyelidikan, di antaranya senjata tajam, busur panah, anak panah, serta barang lain yang masih diperiksa penyidik. Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena sebelumnya menjelaskan, penggeledahan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polres Sukoharjo, dan Polres Karanganyar. Petugas juga meminta keterangan sejumlah orang yang berada di lokasi, baik anak-anak maupun orang dewasa. Di wilayah Mojolaban, sekitar 15 orang diperiksa dengan status sebagai saksi. Hingga kini, penyidik masih mendalami keterangan para saksi dan barang bukti untuk mengungkap dugaan keterkaitan ponpes tersebut dengan kasus pembakaran dan perusakan warung di Kecamatan Grogol.
TikTok · por tribunnews
Estos son datos de muestra
Es una vista previa con una parte de la conversación de los últimos 7 días. Crea tu cuenta para ver todos los datos, elegir el periodo y desbloquear sentimiento, palabras clave, actores y bots.
Resumen
Cómo le va en TikTok desde que entró al top.
Vistas
36.6k
Mejor puesto
En el top desde el 4 nov
Sentimiento
Disponible con tu cuenta
Disponible con tu cuenta
Análisis de Amelia
IALo esencial de esta tendencia, con los datos de los últimos 7 días.
Este video de tribunnews lleva 2 horas entre los más vistos de TikTok en Perú. Llegó a encabezar el ranking del país. Acumula 36.6k vistas. Su público ya dejó 483 interacciones entre me gusta, comentarios y compartidos.
Todavía es pronto para saber hacia dónde va.
Seguir con AmeliaLo que verás con su consulta
Convierte el tema en consulta y calculamos esto sobre todas sus publicaciones.
Palabras clave
Muestra los términos más recurrentes en las publicaciones, con un tamaño proporcional a su frecuencia.
Convertir en consultaQuién lo está empujando
Las cuentas con más peso en este tema, y qué tan orgánicas son.
Convertir en consultaBotómetro
Cuánto de esta conversación es gente y cuánto está automatizado.
Convertir en consultaMíralo aquí
Sobre el video
Mabes Polri mencopot AKBP Andika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo buntut polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Selain Kapolres, tiga anggota polisi lainnya juga dinonaktifkan dan diperiksa oleh Divisi Propam Polri terkait kasus tersebut. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan terdapat empat personel yang menjalani pemeriksaan di Propam Mabes Polri. "Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap empat personel. Yaitu terdiri dari AKBP ADS selaku Kapolres Sukoharjo, kemudian Iptu AS selaku Kasat Serse, dan Kanit Pidum Ipda FA, dan juga Kanit PPA Ipda RAP," kata Trunoyudo kepada wartawan, Senin (2/11/2026). "Langkah ini telah dilakukan pemeriksaan dan penonaktifan kepada yang bersangkutan, dan pemeriksaan dilakukan di Propam Mabes Polri," sambungnya. Trunoyudo menjelaskan, pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami dugaan pelanggaran etik terhadap keempat personel tersebut. "Terkait dengan proses penegakan hukum yang masih dilaksanakan di wilayah Polda Jateng, dan kedua adalah terkait dengan masalah dugaan pelanggaran etika yang masih didalami oleh Propam Mabes Polri," jelasnya. Usut Perusakan Warung Sebelumnya, sebuah pondok pesantren putri di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, digeledah polisi pada Selasa (27/10/2026) dini hari. Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus pembakaran dan perusakan Warung Mie Babi Tepi Sawah di Dusun Temuireng, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Keberadaan ponpes tersebut turut menjadi sorotan karena aktivitas di dalamnya dinilai tertutup dan minim interaksi dengan masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebagian besar santri berasal dari luar Pulau Jawa, sedangkan tenaga pengajarnya disebut bukan berasal dari lingkungan sekitar. Dalam penggeledahan itu, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyelidikan, di antaranya senjata tajam, busur panah, anak panah, serta barang lain yang masih diperiksa penyidik. Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena sebelumnya menjelaskan, penggeledahan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polres Sukoharjo, dan Polres Karanganyar. Petugas juga meminta keterangan sejumlah orang yang berada di lokasi, baik anak-anak maupun orang dewasa. Di wilayah Mojolaban, sekitar 15 orang diperiksa dengan status sebagai saksi. Hingga kini, penyidik masih mendalami keterangan para saksi dan barang bukti untuk mengungkap dugaan keterkaitan ponpes tersebut dengan kasus pembakaran dan perusakan warung di Kecamatan Grogol. #saksikata
TikTok · por tribunnews
Hashtags y etiquetas
- #saksikata
Vistas en el tiempo
Por hora desde que entró al top de TikTok (lleva menos de un día).

Este tema se mueve. ¿Quieres que te avise cuando cambie?
Conviértelo en una consulta tuya y recibe alertas por correo o Telegram.
Sin tarjeta de crédito · Configuración en minutos